SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA MTI TARUSAN KAMANG
Madrasah Tarbiyah Islamiyah Tarusan didirikan pada tanggal 12 Februari 1934 di Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Pesantren ini lahir dari semangat masyarakat dalam membangun lembaga pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan memahami ajaran agama secara mendalam.
Pendirinya adalah Buya H. Arifin Jamil Tuanku Solok, seorang ulama yang merupakan murid dari ulama besar Minangkabau Syekh Sulaiman ar-Rasuli atau yang dikenal sebagai Inyiak Canduang. Dengan dukungan penuh masyarakat dan para perantau Kamang, madrasah ini dibangun secara gotong royong sebagai pusat pendidikan Islam di daerah Tarusan Kamang.
Pada masa awal berdirinya, MTI Tarusan Kamang fokus pada pendidikan agama berbasis tradisi surau dan sistem Madrasah Tarbiyah Islamiyah. Para santri mempelajari kitab-kitab kuning seperti ilmu Nahwu, Sharaf, Fiqih, Tauhid, Tafsir, dan Hadis sebagai dasar pembentukan kader ulama dan pendakwah umat.
Seiring perkembangan zaman, MTI Tarusan Kamang terus berkembang dengan memadukan pendidikan agama dan pendidikan formal. Kini, pesantren ini memiliki jenjang pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Hingga saat ini, MTI Tarusan Kamang tetap dikenal sebagai salah satu pesantren bersejarah di Sumatera Barat yang konsisten menjaga tradisi keilmuan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah, sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan pendidikan modern.